4 Tips Memilih Ban Mobil dan Mengenal Perbedaan Spooring Balancing

Mobilkeren.id – Ban merupakan komponen terpenting pada mobil. Tanpa adanya ban, mobil pun tidak bisa jalan. Mengingat ban menjadi komponen penting, kita diajak untuk pintar saat membeli dan mengganti ban yang rusak.

Tips Memilih Ban Mobil

Agar tidak salah ganti atau beli ban, ada 4 hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu:
  1. Ukuran Ban

Ban mobil hadir dengan varian dan tipe yang berbeda-beda. Contoh sederhananya, Mazda dan Toyota, pasti ukuran bannya berbeda. Apalagi kalau tipe mobilny berbeda, misalnya mini coupe dan SUV.

Adanya perbedaan ini mewajibkan Anda untuk teliti saat membeli ban. Pilihlah ban yang benar-benar sesuai dengan ukuran ban bawaan mobil. Anda bisa mengecek ukuran ban pada plakat yang terdapat di pintu atau laci ataupun belakang tutup tangki untuk pengisian bahan bakar.

  1. Lebar dan Pola Tapak Ban

Setiap ban punya ukurannya masing-masing, baik panjang dan lebarnya. Pada umumnya, lebar ban sangat mempengaruhi tingkat kecakraman dari ban itu sendiri. Artinya semakin lebar bannya, semakin cakram pula mobilnya. Dan sebaliknya, semakin kecil lebar sebuah ban, maka kecakramannya semakin berkurang.

Selain memperhatikan lebar ban, Anda juga perlu memperhatikan pola tapak ban itu sendiri. Usahakan pola tapak bannya sesuai dengan daerah tempat tinggalmu. Jika curah hujan di daerahmu tinggi, gunakan tapak berbentuk V agar lebih aman.

  1. Ketebalan Ban

Ban yang bagus adalah ban yang karetnya tebal. Nah, saat membeli ban mobil, sebaiknya pilih ban dengan ketebalan yang ditetapkan. Karena ketebalan itu sendiri dapat mempengaruhi mulus atau tidaknya pergerakan mobil selama di perjalanan.

  1. Kode Kecepatan

Kode kecepatan juga menjadi hal penting dalam proses pemilihan bg. Setiap kali Anda ingin mengganti ban, Anda butuh kode ini agar ban yang didapatkan sesuai dengan ban mobil yang sebenarnya.

Kode kecepatan yang paling sering ditemukan pada mobil yaitu huruf ā€œVā€. Huruf ā€œVā€ ini menunjukkan batas kecepatan maksimum yang dapat ditempuh mobil Anda, yaitu 240 kph.

Perbedaan Antara Spooring dan Balancing

Perbedaan Antara Spooring dan Balancing

Bisa dibilang, tidak semua orang paham betul tentang dunia otomotif. Beberapa istilah dalam dunia otomotif juga seringkali diterjemahkan ke bahasa yang berbeda. Sehingga dua orang memiliki perspektif yang berbeda-beda mengenai istilah tersebut.

Misalnya saja spooring dan balancing. Banyak yang mengira kedua istilah ini sama, padahal sangat jauh berbeda. Pada saat hendak memperbaiki mobil dan Anda salah menyebut salah satu istilah ini, yang ada Anda malah ditertawakan, perbaikan pun tidak sesuai dengan kerusakan yang terjadi.

Nah, agar kedua istilah di atas sedikit clear, ini dia penjelasan singkat mengenai spooring dan balancing.

Spooring

Spooring adalah jenis pengerjaan atau penyetelan sudut geometrical pada ban depan dan ban belakang. Penyetelan dilakukan agar posisi ban depan dan ban belakang sama. Setelah di spooring, percaya deh, mobil jadi lebih enak dikendarai karena arah bannya pas, tidak belok ke kanan dan ke kiri.

Balancing

Balancing adalah suatu keadaan dimana stir terasa bergetar setiap kali mobil dijalankan. Stir mobil juga terasa baling atau balik ketika pada saat mobil dalam kecepatan sedang maupun tinggi. Agar stir mobil kembali normal, pihak bengkel biasanya akan menambahkan pemberat pada velgnya.

Kapan spooring dan balancing perlu dilakukan?

  • Apabila stir mobil terasa oleng, sehingga mengganggu kenyamanan Anda saat mengemudi
  • Ketika arah roda lurus ke depan, tiba-tiba ban berbelok secara tak terduga. Padahal posisi stir sama sekali tidak mengalami perubahan
  • Apabila keempat ban mobil Anda sudah aus dan mengalami benjolan. Itu tandanya ada suspensi yang tidak beres pada mobil tersebut
  • Stir mobil terasa lebih sulit dikendalikan dan lebih berat dibandingkan sebelumnya
  • Terjadi goncangan halus sewaktu menyetir, padahal kondisi jalanan bagus-bagus saja
  • Apabila mobil sudah mulai kehilangan keseimbangan

Kelebihan melakukan spooring dan balancing pada mobil, yaitu:

  • Berkendara jadi lebih nyaman karena stir atau kemudinya bergerak sesuai perintah
  • Irit bahan bakar
  • Ban lebih awet dan tahan lama
  • Menghilangkan suara decitan atau gesekan setiap kali ban berbelok
  • Stir atau kemudi lebih stabil sehingga dapat lurus kembali setelab belok
  • Kaki-kaki mobil atau understeel mobil jadi lebih awet

Dengan informasi singkat ini, jelas sudah kalau spooring dan balancing itu merupakan dua istilah yang berbeda ya. Agar lari mobil kesayanganmu lebih enteng, lakukan spooring dan balancing secara rutin.

Artikel ini membahas:

  • ban depan balance
  • ban mobil beda ukuran

Leave a Reply