Cara Kerja, Tips dan Biaya Pemasangan Power Steering Hidrolik dan EPS Terbaru

Mobilkeren.idPower steering adalah suatu sistem yang tujuannya untuk mempermudah putaran sistem kemudi mobil sehingga mobil lebih enak dikendarai. Sistem ini juga akan membantu si pengemudi untuk mengatur arah kemudi pada saat kecepatan tinggi.

Pasang Power Steering Hidrolik dan EPS

Power steering terdiri atas dua jenis, yaitu:

  1. Power Steering Hidrolik

Merupakan sistem kemudi yang menggunakan tenaga hidrolik atau mesin. Jenis ini berfungsi untuk meringankan putaran kemudi mobil pada saat kecepatan rendah, sedang, maupun tinggi.

Prinsip Kerja Power Steering Hidrolik

Pada dasarnya, power steering menggunakan sistem tenaga atau tekanan mesin yang dibangkitkan oleh power steering pump agar proses pemutaran stir lebih enteng saat mobil dikendarai. Power steering pump yang digunakan adalah tipe vane yang biasanya di pasang di depan mesin.

Pada saat mobil menyala, reservoir akan menarik minyak yang ada di power steering. Minyak ini nantinya akan ditekan di bagian power steering switch dan control valve yang berada di dalam power steering pump. Tujuannya agar proses pemutaran stir menjadi lebih mudah dilakukan.

  1. EPS (Electric Power Steering)

Merupakan sistem kemudi atau stir yang paling canggih karena menggunakan tenaga listrik, bukan lagi hidrolik. Sistem ini diperkenalkan pada tahun 2005 silam untuk menggantikan power steering hidrolik.

Prinsip Kerja Electric Power Steering

Pada saat mobil dinyalakan, control module akan memperoleh arus listrik. Pada saat mobil dalam kondisi stand-by, indikator EPS akan menyala secara otomatis. Nah, pada saat ini juga, noise suppresor akan mengirimkan informasi agar control module mengaktifkan motor listrik. Sehingga clutch langsung menghubungkan motor dengan batang stir. Dan akhirnya, stir mobil lebih mudah untuk digerakkan.

Kehadiran EPS disambut hangat oleh pecinta otomotif. Pasalnya, sistem ini memiliki banyak keuntungan. Antara lain:

  • Putaran kemudi jauh lebih ringan, baik saat stationer berjalan lambat maupun cepat
  • Steering effort pada EPS memiliki pengaturan otomatis yang sangat berguna pada saat kecepatan sedang maupun tinggi. Sehingga stir jauh lebih mudah dan ringan
  • Arah stir atau kemudi tetap akan stabil walaupun kondisi jalanan rusak. Hal ini disebabkan karena tekanan output hydraulic untuk steering effort menjadi lebih tinggi sama seperti power steering konvensional

Agar kinerja power steering lebih tinggi, hadirlah PSC (Performance Steering Components). PSC ini bisa diaplikasikan untuk semua jenis kendaraan, baik off-road, adventure, maupun rock crowling. Pada umumnya, pemasangan PSC berguna untuk menambah tekanan dan volume dari stir mobil. Sehingga sistem kendali stir jauh lebih mudah dibandingkan stir pada umumnya.

Kelebihan Pemakaian PSC

  • Kerja sistem pompa mesinnya lebih ringan, sehingga kinerja mesin kecil tidak terlalu berat
  • Jangka waktu pemakaian power steering hidrolik lebih panjang
  • Rebuilt kit semua komponennya tersedia lengkap dan mudah dicari
  • Irit tempat karena menggunakan steering box

Kekurangan Pemakaian PSC

  • Tidak cocok untuk pemakaian sehari-hari karena diperuntukkan untuk kondisi jalanan tertentu saja
  • Meskipun menyetir jauh lebih enteng, tapi stir kemudi jadi sulit dikendalikan
  • Biaya pemasangan dan penggantian psc jauh lebih mahal dibandingkan power steering biasa

Tips Agar Pemasangan Power Steering Lebih Awet

  • Perhatikan posisi stir setiap kali kendaraan ingin berbelok. Artinya, mobil perlu melaju lebih dulu, barulah stir boleh dibelokkan
  • Memakai minyak power steering yang original karena kualitasnya jauh lebih bagus ketimbang minyak kw
  • Gunakan stir secara lembut. Artinya putar sewajarnya, jangan terlalu keras karena akan membuat power steering patah
  • Lakukan perawatan rutin pada karet pelindung kanan dan kiri. Lakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah karet pelindungnya masih aman atau sudah sobek
  • Usahakan agar posisi ban mobil lurus setiap kali mobil diparkirkan
  • Ganti komponen mobil dengan komponen yang original. Penggantian power steering standar biasanya dilakukan setiap 3 – 4 tahun sekali
  • Gunakan ban mobil yang memiliki gesekan yang rendah

Biaya Pemasangan Power Streering Hidrolik dan EPS

Power steering termasuk salah satu komponen mobil yang harganya sangat mahal. Biaya pemasangannya juga berbeda-beda antara kedua tipe steering. Untuk power steering hidrolik, biaya pemasangannya berkisar Rp 4,5 – 13 juta. Sedangkan biaya pemasangan EPS berkisar Rp 5,5 – 15 juta.

Artikel ini membahas:

  • biaya pemasangan power steering
  • cara membuat power stering sendiri
  • cara mengganti kemudi l300 biasa ke power steering
  • cara mengganti mobil yang power steering menjadi mobil yang menggunakan power steering
  • cara merubah mobil manual ke power steering
  • Cara merubah power steering agar ringan
  • harga pasang power steering

Leave a Reply